HARGA DIRI

Ente pernah naik mobil Mercedes keluaran tahun-tahun akhir? Atau naik mobil kinyis-kinyis macem Pajero, BMW atau mobil-mobil berkategori mewah lainnya? (ane pernah…tapi diajak temen)..Pernahkah sehabis itu, naik mobil kijang kotak? Atau mobil berkategori besi tua macem Morrisnya Mandra, atau cuma naik motor butut BMW (Bebek Merah Warnanya), atau yang lebih ngenes lagi, nuntun Mocin bocor bannya?

Jika orang lain mundhuk-mundhuk (menundukkan badan tanda hormat) saat ente naik Mercy, kasih hormat, menyapa duluan, atau ente diperlakukan istimewa, maka jangan ge-er dulu.. barangkali yang mereka hormati itu mobilnya, bukan diri ente.

Jika ente naik motor butut, buatan negeri bambu, mogokan, bocoran, rewelan, berbahan bakar bensin campur (campur ndorong bin surung) trus orang lain memandang sebelah mata pada ente, gak ngreken(dicuekin), datang gak disambut, pergi gak dilepas, maka jangan minder dulu…. mungkin yang mereka pandang rendah itu motor ente.

Seringkali manusia meletakkan harga dirinya pada kebendaan. Padahal sebenarnya manusia itu seharusnya memiliki harga diri pada dirinya sendiri, bukan bergantung kepada benda yang melekat pada dirinya. Karena harga manusia itu jauh lebih mahal daripada benda apapun di muka bumi ini.

Jika ente dihormati saat naik Kijang Kapsul tapi gak dipandang orang saat naik Kancil Tablet, maka sebenarnya harga diri ente gak lebih mahal daripada harga Kijang Kapsul itu. Tapi kalo ente disegani saat naik Mercy dan tetep dihormati saat naik sepeda ontheli, maka sungguh ente dihormati karena diri ente, bukan karena kendaraan ente.

Jika seorang menteri, direktur, bos perusahaan ataupun petinggi dan pejabat dihormati, disegani dan disanjung-sanjung saat menjabat…. namun saat pensiun dimaki, dicaci, dikutuk dan dipisuhi, maka sebenarnya orang hanya menghargai pangkat dan jabatannya, sedangkan diri orang yang menjabat tak bernilai sama sekali.

Pelacur menghargai dirinya dengan harga yang variatif. Ada yang senilai dengan rumah mewah sekali booking short time di hotel berbintang tujuh. Ada yang senilai dengan mobil mewah, ada juga yang seharga pulsa HP. Mereka yang meletakkan harga dirinya pada kebendaan itu, meskipun tidak semuanya bisa disebut melacur, sebenarnya sedang menjual dirinya dengan harga yang murah.

Jadi renungkanlah diri ente semua… dan juga ane sendiri. Mau kita hargai berapa diri kita . Adakah yang mau membeli dengan harga pantas harga diri kita?? Orang yang gak paham betapa mahalnya harga dirinya, akan menjual murah harga diri tersebut dengan nilai-nilai materi duniawi. Terlalu murah.

Adakah pembeli yang mau membeli harga diri kita dengan harga pantas? Jawabannya : ADA. Dimana kita bisa menjumpai iklannya? Jawabannya disini:

“Sesungguhnya Allah telah membeli diri dan harta orang beriman dengan SURGA…..”
(Surat At Taubah (9) ayat 111).

Mau dijual kepada siapa diri ente…??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: