Senyum Dimuka, Semangat Di hati

Kata orang, masa paling bahagia adalah masa SMA. Tapi kalau aku tanya ke temen-temen di sekolah, mereka bilang, SMA adalah masa cobaan. Lebih kepada how to survive in the Jungle. Dari guru yang killer, PR yang banyak, nilai ulangan yang sangat tipis menuju ‘nilai merah’ sampai ccp-an yang aihhh.. susah deh. Belum lagi rival-rival yang suka sirik. Adduuhh, bukannya masa paling bahagia, jadinya malah stress, muka ditekuk delapan dan bawaannya bete dan down.

Kata mama, anak cewek ga boleh cemberut, ntar gak ada cowok yang naksir dan ga seger kelihatannya. Tapi dengan segala masalah di sekolah, agak susah deh buat gak cemberut.

Terus nyokap kasih nasihat “Kalau kamu merasa down, bete dan ga semangat, tetap berikan senyuman kepada orang lain,”. Err.. agak ajaib juga nasihat nyokap tapi tetap aku coba sih akhirnya. Awalnya emang susah memberikan senyuman buat orang lain saat kita sendiri jadi bete, tapi kemudian aku mengerti apa yang dimaksud mama.

Teman yang aku berikan senyum memberikan senyuman balik ke aku. And you know what? Suddenly it lift up my spirit! Woow! Bukan karena memberikan senyum, tapi tindakan membuat orang lain tersenyum. Tiba-tiba saja, aku merasa bersemangat lagi dan melupakan kebete-an dan rasa down.

Gee..ternyata cara untuk kembali bersemangat ga susah kok. Yang penting kita membuka diri, mencoba tetap tersenyum apapun masalahnya, dan kita akan mendapatkan semangat baru dengan senyuman dari orang-orang lain. Mama ternyata pinter juga!

Ada lho lagu yang sesuai dengan hal memberikan semangat baru, mo denger ga?

Judulnya  Buka Semangat Baru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: