DENGARKAN CURHATKU

sepi, sepi dan sendiri aku benci aku ingin bingar,

aku mau dipasar

bosan aku dengan penat dan enyah saja kau pekat

seperti berjelaga kusendiri

Ini adalah potongan puisi dari film AADC, puisi ini menggambarkan suasana hatiku saat ini yang sedang bosan karena menjalani kehidupan yang sama setiap hari. Tak terasa ini adalah bulan ke- 8 saya menjalani kehidupan sebagai pejabat (pengangguran jawa barat) karena sistem tenaga kerja sekarang menganut sistem kontrak yang kejam, karena itu saya sering update blog ini. Mungkin dari segi waktu memang bisa mengatur waktu seenaknya, tapi hal itu tidak sebanding dengan tanggung jawab moral yang harus saya penuhi, karena untuk hidup tidaklah gratis. Sebuah kisah klasik dimana yang kaya semakin kaya yang miskin tambah miskin dan bodoh, memang hal ini sudah menjadi hal yang biasa yang tidak seharusnya dibiasakan. Aku sebenarnya ingin pergi ke ujung dunia melepas penat seperti orang-orang itu, tapi aku juga harus sadar diri, sekali lagi ini semuanya tentang materi. Sebuah janji menahan dan memaksaku untuk tetap sabar menanti, sampai jika hal yang ditunggu itu tak datang juga, barulah aku pergi mencari rejeki. Semua bisa bilang “Hey kamu, ayolah semangat!! kemiskinanmu takkan membuatmu terus menderita” okelah aku bisa terima itu, tapi hidup ini berdasarkan fakta bukan hanya kata, walaupun aku akui selama ini aku hanya bisa berkata yang positif seperti “ayolah kita menjaga lingkungan”. Tapi kenyataannya aku mungkin seorang munafik yang hanya bisa berkata atau istilahnya DO LESS TALK MORE, maka dari itu berhati-hatilah dalam menilaiku. Tulisan dalam blog ini bisa memanipulasi penilaianmu terhadapku, aku lebih sempurna sebagai blogger daripada aku sebagai aku. Aku tidak pandai bergaul juga tidak pandai bicara, jadi satu-satunya hiburanku adalah internet, oleh karena itu aku ingin mempunyai banyak sahabat blogger, karena “sahabat nyata” sangatlah sedikit. Aku memang jenuh, serasa ingin melakukan traveling ke pelosok negeri yang memang selama ini masih hanyalah sebuah impian, huft Maaf ini teh malah jadi curhat, jadi ketahuan deh semua aibku hehe!! Ah biarin deh yang penting jadi agak lega hatiku. Terima kasih telah menyimak. Sumber Gambar : deviantArt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: